
Kadang kebutuhan datang lebih cepat dari gajian: motor rusak, proyek butuh modal tambahan, atau laptop tiba-tiba mati pas deadline. Dalam situasi kayak gini, pilihan paling realistis biasanya cuma dua, ambil Pinjaman Tunai lewat aplikasi digital seperti Kredivo, atau lewat jalur konvensional yaitu pinjaman bank.
Dua-duanya sama-sama bisa bantu, tapi rasanya beda banget. Satu serba cepat dan fleksibel, satunya lagi penuh prosedur tapi stabil. Nah, sebelum kamu memutuskan mau klik “ajukan” di aplikasi atau datang ke cabang bank terdekat, coba lihat dulu perbandingan jujurnya di bawah ini.
1. Fleksibilitas Penggunaan Dana
Pinjaman Tunai Kredivo terbilang cepat dan langsung cair. Dana bisa cair dalam hitungan jam ke rekening tanpa perlu dokumen tebal atau tanda tangan kontrak di atas meterai. Ideal buat kebutuhan mendesak, dari beli bahan usaha sampai bayar servis kendaraan.
Sementara pinjaman bank lebih cocok buat rencana jangka panjang. Nominal bisa lebih besar, tapi pencairan butuh waktu karena harus melewati analisis kredit dan verifikasi data.
2. Proses dan Persyaratan
Kredivo cuma minta KTP, data pekerjaan, dan koneksi ke akun e-commerce atau internet banking. Semua lewat aplikasi, tanpa kertas, tanpa antre.
Sebaliknya, pinjaman bank tetap berpegang pada prinsip kehati-hatian. Slip gaji, NPWP, rekening tiga bulan terakhir, semua harus lengkap. Prosesnya lebih panjang, tapi memberi rasa aman bagi nasabah dengan profil kredit kuat.
3. Bunga dan Biaya Tambahan
Buat pengguna Premium, bunga Kredivo mulai 1,99% per bulan, transparan dan ditampilkan jelas sebelum pengajuan. Kamu tahu persis berapa yang akan dibayar setiap bulan tanpa biaya tersembunyi.
Pinjaman bank kadang menawarkan promo bunga rendah, tapi realitanya tergantung profil nasabah dan jenis kredit. Ada juga biaya administrasi dan provisi di awal yang sering luput diperhitungkan.
4. Limit dan Tenor
Limit Kredivo bisa sampai Rp50 juta dengan tenor 1 hingga 24 bulan. Cocok buat kamu yang butuh modal cepat tapi tetap mau cicilan ringan.
Bank menawarkan limit lebih besar dan tenor panjang, bisa 3 sampai 5 tahun tapi dengan syarat dan proses lebih kompleks.
5. Keamanan dan Pengawasan
Kredivo sudah diawasi OJK dan memakai sistem enkripsi berlapis buat melindungi data pengguna. Semua transaksi juga tercatat di dashboard aplikasi. Bank pun tentu diawasi OJK dan dijamin LPS, tapi sistemnya lebih kaku dan lambat beradaptasi dengan kebutuhan digital user masa kini.
Kalau kamu butuh dana praktis, tanpa jaminan, dan ingin proses serba cepat, Pinjaman Tunai Kredivo bisa jadi pilihan paling masuk akal. Tapi kalau dananya besar dan tenor panjang, pinjaman bank tetap jadi opsi aman.
Selain itu yang penting bukan cuma soal “bisa cair”, tapi seberapa bijak kamu memilih jalur pembiayaan sesuai kebutuhan dan kemampuan. Karena di era digital ini, yang paling untung bukan yang paling cepat, tapi yang paling cerdas mengatur langkah.
